Terlalu kurus (underweight) bukan berarti lebih sehat. Berat badan yang terlalu rendah bisa memicu tubuh mudah lelah, imun menurun, hormon terganggu, hingga tulang lebih rapuh. Karena itu, yang penting bukan sekadar kurus, tapi mencapai berat badan ideal dengan nutrisi seimbang.
Manfaat Membaca Artikel
- Tahu risiko terlalu kurus (underweight).
- Paham kurus belum tentu sehat.
- Mengenali dampak kekurangan nutrisi.
- Belajar cara menaikkan berat badan dengan sehat.
Kurus Belum Tentu Pola Makannya Sehat

Banyak orang salah kaprah, ngira kalau badannya ramping atau kurus berarti pola makannya udah bener. Padahal belum tentu begitu, lho. Ada banyak kasus di mana orang kurus karena sering skip makan, kurang asupan protein, atau emang kebutuhan gizinya ga terpenuhi alias malnutrisi.
Tubuh yang sehat itu bukan dilihat dari seberapa tipis bentuknya, tapi dari gimana tubuh dapet pasokan energi, protein berkualitas, lemak sehat, serta vitamin dan mineral yang seimbang setiap hari.
Capai Berat Ideal yang Tepat Bareng Dietplus
Kalau mau naikin berat badan, jangan malah dijadiin alasan buat makan kayak gorengan, junk food, atau yang manis-manis secara ugal-ugalan ya. Cara begitu cuma bakal nimbun lemak jahat (visceral fat) yang bahaya buat organ dalam. Langkah yang bener adalah naikin kalori lewat makanan padat nutrisi dan dibantu latihan beban (resistance training) biar yang bertambah itu massa otot, bukan lemak.
Di Dietplus, kami paham banget kalau tiap orang punya kebutuhan nutrisi yang beda-beda, ga bisa dipukul rata. Program makan yang kami buat ga cuma fokus buat nurunin berat badan aja, tapi juga dirancang buat membantu Anda dapet berat badan yang ideal dan proporsional.
Lewat pilihan menu real food yang disusun langsung oleh ahli gizi, Dietplus memastikan setiap porsi makanannya pas sama kebutuhan spesifik tubuh Anda. Jadi, apa pun body goals Anda, prioritas utamanya bukan sekadar jadi kurus, tapi gimana caranya biar tubuh Anda makin sehat, fit, dan bertenaga.
Klik tombol di bawah untuk cek menu dan konsultasi GRATIS!
Kalau ngomongin soal berat badan, kebanyakan orang pasti langsung mikirin obesitas. Memang benar sih, kelebihan berat badan itu bisa memicu berbagai penyakit kronis kayak diabetes, hipertensi, sampai gangguan jantung. Tapi, bukan berarti makin kurus itu otomatis makin sehat, lho.
Nyatanya, punya berat badan yang terlalu rendah (underweight) juga menyimpan banyak risiko kesehatan yang jarang disadari. Jadi, tujuan utama dari gaya hidup sehat itu sebenarnya bukan ngejar angka timbangan sekecil mungkin, melainkan punya berat badan dan komposisi tubuh yang ideal. Yuk kita bahas kenapa tubuh yang terlalu kurus justru bisa jadi lampu kuning buat kesehatan Anda.
Apa Sih Kondisi Underweight dan Apa Dampaknya untuk Kesehatan?

Secara medis, Anda bisa dibilang underweight kalau angka Body Mass Index (BMI) berada di bawah 18,5 kg/m². Tapi ingat ya, BMI ini bukan satu-satunya patokan mutlak. Kondisi fisik total, massa otot, sampai asupan nutrisi harian juga nentuin banget.
Kalau berat badan dibiarkan terlalu rendah dalam waktu lama, fungsi organ tubuh bisa mulai keganggu. Ini beberapa dampak nyata yang sering kali disepelein:
- Badan Gampang Loyo: Kekurangan energi dan massa otot bikin aktivitas harian yang simpel jadi kerasa berat banget. Naik tangga bentar aja udah ngos-ngosan, olahraga ga bertenaga, dan pemulihan tubuh setelah beraktivitas pun jadi lebih lama.
- Daya Tahan Tubuh Drop: Tubuh kita butuh asupan protein, vitamin, dan mineral yang pas biar sistem imun bisa kerja maksimal. Kalau nutrisinya serba kurang, Anda bakal gampang ketularan penyakit atau infeksi, dan kalau ada luka pun sembuhnya lama.
- Tulang Jadi Ringkih: Kurang berat badan dalam jangka panjang bisa ngerusak kesehatan tulang, lho. Risiko penurunan kepadatan tulang jadi lebih besar, bikin tulang gampang rapuh atau osteoporosis seiring bertambahnya usia.
- Hormon Jadi Kacau: Buat wanita, badan yang terlalu kurus bisa bikin siklus menstruasi jadi berantakan atau bahkan berhenti total. Buat pria pun sama, kekurangan energi kronis bakal mengganggu keseimbangan hormon yang ngatur vitalitas tubuh.
- Gampang Kedinginan: Pernah ngerasa menggigil padahal orang lain biasa aja? Bisa jadi karena cadangan lemak di tubuh Anda terlalu tipis. Lemak itu fungsinya sebagai isolator alami, jadi kalau jumlahnya kurang, tubuh bakal kesulitan nahan suhu hangat.








