ZenPlus, puasa bisa aman untuk GERD ringan hingga sedang selama gejala stabil dan pola makan terkontrol. Kuncinya bukan sekadar menahan lapar, tetapi mengatur porsi, jenis makanan, dan jarak makan dengan tidur. Pada sebagian orang, perubahan pola saat puasa justru membantu mengontrol asam lambungβasal dijalankan dengan cara yang tepat.
Manfaat Membaca Artikel Ini untuk ZenPlus:
- Memahami apakah puasa aman untuk GERD Anda
- Mengetahui pemicu kambuh yang perlu dihindari
- Mendapat panduan sahur & berbuka yang ramah lambung
- Lebih tenang dan percaya diri menjalani puasa
Halo ZenPlus, tidak terasa sebentar lagi memasukan bulan suci Ramadhan, ya.
Buat ZenPlus yang punya GERD, mungkin mulai muncul pertanyaan:
βAman nggak ya kalau puasa?β
Soalnya selama ini sering dengar anjuran makan teratur supaya asam lambung nggak naik.
Di sisi lain, ada juga yang bilang waktu Ramadhan justru gejalanya lebih jarang kambuh.
Jadi sebenarnya, puasa ini aman atau berisiko untuk GERD?
Apakah Puasa Ramadan Aman untuk Penderita GERD?

Puasa bisa aman bagi penderita GERD ringan hingga sedang, selama gejala stabil dan pola makan diatur dengan tepat.
GERD bukan sekadar karena lambung kosong, tetapi akibat naiknya asam lambung karena gangguan katup LES (Lower Esophageal Sphincter).
Yang perlu diperhatikan bukan hanya βboleh atau tidak puasaβ, tetapi cara menjalankannya.
Beberapa hal yang bisa memicu GERD kambuh saat puasa:
- Makan dalam porsi besar sekaligus saat berbuka
- Konsumsi gorengan dan makanan tinggi lemak berlebihan
- Minum kopi berlebihan saat sahur
- Langsung berbaring atau tidur setelah makan
- Berat badan berlebih yang meningkatkan tekanan lambung
Jika lambung terlalu penuh dalam waktu singkat, asam lebih mudah naik ke kerongkongan.
Jadi, efek puasa terhadap GERD sangat bergantung pada pengaturan porsi, jenis makanan, dan jarak makan dengan tidur.
Mengapa Gejala GERD Bisa Membaik Saat Puasa?

Tapi pada sebagian orang, gejala GERD justru terasa lebih stabil saat menjalankan puasa. Kok bisa? Alasannya sering kali bukan karena puasanya menyembuhkan, tetapi karena pola makan berubah:
- Frekuensi makan lebih terstruktur
- Camilan berkurang
- Porsi lebih terkendali
- Berat badan bisa turun
Ketika tekanan di dalam lambung berkurang dan berat badan membaik, risiko asam lambung naik juga menurun.
Yang membantu adalah perubahan gaya hidupnya, bukan sekadar menahan lapar.
Pola Puasa yang Lebih Ramah untuk Lambung
Jika Anda memiliki GERD dan ingin tetap berpuasa, beberapa prinsip ini bisa membantu:
π Jangan melewatkan sahur

Sahur membantu menjaga kestabilan energi dan mengurangi risiko ketidaknyamanan akibat lambung kosong terlalu lama.
π Berbuka secara bertahap

Mulai dengan air putih dan makanan ringan, beri jeda sebelum makan utama.
π Batasi makanan tinggi lemak dan terlalu pedas

Karena lemak tinggi dapat memperlambat pengosongan lambung.
π Beri jarak 2β3 jam sebelum tidur
Ini membantu mencegah asam lambung naik saat posisi berbaring.
Durasi puasa di Indonesia sekitar 13β14 jam, dan pada banyak kasus masih bisa ditoleransi oleh penderita GERD ringan yang terkontrol.
Jika GERD Membaik Saat Puasa, Perlukah Dilanjutkan?
Jika selama puasa gejala GERD terasa lebih jarang kambuh, biasanya yang berperan adalah:
- Porsi makan yang lebih terkendali
- Berat badan yang menurun
- Jam makan yang lebih teratur
Yang perlu dipertahankan adalah kebiasaan sehat tersebut, bukan harus berpuasa ekstrem dalam jangka panjang.
Beberapa orang boleh mencoba pola puasa ringan 12β14 jam, tetapi tidak perlu memaksakan durasi panjang jika justru memicu perih atau mual.
Puasa bukan terapi medis untuk menyembuhkan GERD, tetapi pengaturan pola makan dan berat badan yang baik memang dapat membantu mengontrol gejalanya.
Program Dietplus untuk GERD
Top of FormPuasa memang tidak menyembuhkan GERD secara langsung.
Namun, dengan pola makan yang tepat, porsi terkontrol, dan komposisi yang lebih ramah lambung, gejala bisa jauh lebih stabil.
Artinya, yang Anda butuhkan bukan menahan lapar, tetapi pengaturan makan yang benar dan terarah.
Di Dietplus, kami menyediakan program khusus untuk GERD yang dirancang oleh ahli gizi dengan komposisi real food dan porsi seimbang, supaya lambung tetap nyaman selama puasa.
ZenPlus juga bisa konsultasi gratis dengan ahli gizi Dietplus untuk menyesuaikan kebutuhan Anda. Klik tombol di bawah ini ya π








