FREE ONGKIR*!! Area Bandung, Tanpa Minimum Order.

Peran Hormon dalam Diet dan Pengaruhnya ke Berat Badan

Pahami peran hormon dalam diet, dari lapar hingga metabolisme, agar proses penurunan berat badan lebih sehat dan berkelanjutan.
Ditulis oleh :
Pakar Nutrisi
Anggraeni Nuraeni
Anggraeni lulus dari bla bla bla bla dan telah bekerja sebagai nutritionist selama kurang l
Editorial oleh :
SEO Specialist
Widi Widiyanti
Pembicara SEO di berbagai event nasional dan internasional
Tisya Nutritionist Dietplus
Ditulis oleh :
Nutritionist
Tisya Aisyah Chaerunnisa

Ahli gizi bersertifikasi Dietplus yang sangat tertarik dengan dunia kesehatan dan produksi makanan.

Editorial oleh :
SEO Specialist
Widiyanti Rusana
Praktisi SEO berpengalaman luas dalam bidang optimasi mesin pencari (SEO) dan digital marketing, juga menjadi pembicara di berbagai SEO Event skala lokal & global.
Peran Hormon dalam Diet dan Pengaruhnya ke Berat Badan
Bagikan :
Artikel terakhir diperbaharui pada 22-Dec-2025
Intisari Artikel Ini :

Saat menjalani diet, tubuh tidak hanya merespons jumlah makanan yang masuk, tapi juga membaca kondisi melalui hormon.

Hormon berperan mengatur rasa lapar, kenyang, energi, hingga metabolisme, sehingga sangat memengaruhi kenyamanan dan keberlanjutan proses diet.

Dengan memahami cara kerja hormon, ZenPlus bisa menjalani diet yang lebih selaras dengan tubuh—bukan sekadar mengejar angka, tapi menjaga kesehatan secara menyeluruh.

Manfaat Membaca Artikel Ini untuk ZenPlus

  • Lebih paham cara tubuh merespons diet
  • Mengerti peran hormon dalam lapar, kenyang, dan energi
  • Terhindar dari diet terlalu ekstrem
  • Bisa menyusun strategi diet yang lebih nyaman
  • Membantu menjaga progres dan kesehatan jangka panjang

Halo ZenPlus 👋

Saat menjalani diet, kebanyakan dari kita memang langsung fokus ke hal-hal yang kelihatan jelas. Apa yang dimakan, porsinya seberapa, olahraga rutin atau nggak. Itu wajar banget, dan memang berpengaruh.

Tapi di balik semua itu, sebenarnya ada proses lain di dalam tubuh yang juga ikut bekerja—dan sering kali luput kita sadari.

Tubuh kita berkomunikasi lewat hormon, lho.
Saat ZenPlus mulai mengubah pola makan dan gaya hidup, hormon-hormon inilah yang membantu tubuh beradaptasi.

Mereka yang mengatur bagaimana tubuh merespons diet. Bukan cuma soal angka di timbangan, tapi juga rasa lapar, energi sehari-hari, sampai kondisi kesehatan secara keseluruhan.

Jadi, Apa Sih Hormon Itu?

Hormon sebagai pembawa pesan kimiawi di dalam tubuh
Hormon sebagai pembawa pesan kimiawi di dalam tubuh (Sumber: freepik)

Sederhananya, hormon adalah pembawa pesan kimiawi di dalam tubuh.
Mereka bekerja seperti sistem notifikasi internal yang terus memberi kabar ke otak dan organ lain tentang apa yang sedang terjadi.

Setiap kali ZenPlus makan, kurang tidur, olahraga, atau lagi banyak pikiran, tubuh akan langsung merespons lewat perubahan hormon. Itulah kenapa diet sebenarnya nggak pernah berdiri sendiri. Pola makan, jam makan, kualitas tidur, dan stres semuanya saling terhubung dan saling memengaruhi.

Dalam konteks diet, hormon punya peran penting untuk:

  • mengatur kapan tubuh merasa lapar atau kenyang
  • menentukan bagaimana energi digunakan atau disimpan
  • membantu tubuh menyesuaikan diri dengan perubahan pola makan

Makanya, diet sehat itu bukan cuma soal mengurangi kalori, tapi juga soal menciptakan kondisi tubuh yang merasa aman dan siap berubah.

Hormon-Hormon yang Ikut “Bekerja” Saat ZenPlus Diet

Sekarang kita masuk ke bagian yang sering bikin orang baru sadar, “Oh… ternyata tubuhku kerja sejauh ini, ya.”

Di bawah ini adalah hormon-hormon yang diam-diam ikut bekerja selama ZenPlus menjalani diet.

Leptin: Penjaga Rasa Kenyang & Status Energi

Leptin hormon yang memberi sinyal kenyang ke otak
Leptin hormon yang memberi sinyal kenyang ke otak (Sumber: freepik)

Leptin sering disebut sebagai hormon kenyang. Tugas utamanya adalah memberi tahu otak, “stok energi kita masih aman atau nggak.”

Saat pola makan teratur dan asupan tercukupi, leptin membantu:

  • mengendalikan nafsu makan
  • menjaga metabolisme tetap stabil

Ketika ZenPlus mulai diet dan asupan berkurang, sinyal leptin pun ikut menyesuaikan. Tubuh sebenarnya sedang memastikan perubahan tetap aman. Jadi kalau di beberapa fase diet rasa lapar terasa berbeda dari biasanya, itu nggak aneh—memang bagian dari proses adaptasi.

Ghrelin: Alarm Lapar Tubuh

Ghrelin hormon yang tugasnya memberitahu bahwa kita butuh makan
Ghrelin hormon yang tugasnya memberitahu bahwa kita butuh makan (Sumber: freepik)

Kalau leptin berkaitan dengan rasa kenyang, ghrelin ini kebalikannya.
Ia adalah hormon yang “mengingatkan” tubuh bahwa sudah waktunya makan.

Biasanya, ghrelin naik menjelang jam makan dan turun setelah makan. Tapi kalau jadwal makan berantakan atau defisit terlalu besar, ghrelin bisa lebih sering aktif. Akibatnya, ZenPlus bisa merasa cepat lapar, bahkan terasa datang tiba-tiba.

Penting buat diingat, ini bukan soal kurang niat atau kurang disiplin, tapi sinyal alami dari tubuh.

Insulin: Pengatur Energi dari Makanan

Insulin hormon pengatur gula darah dan energi
Insulin hormon pengatur gula darah dan energi (Smber: freepik)

Setiap kali ZenPlus makan, insulin membantu tubuh:

  • menjaga gula darah tetap stabil
  • mengatur apakah energi langsung digunakan atau disimpan

Insulin sering disalahpahami sebagai “musuh diet”, padahal sebenarnya nggak begitu. Dengan pola makan teratur, komposisi gizi seimbang, dan makanan berbasis real food, insulin justru bisa bekerja lebih stabil dan mendukung proses diet.

Kortisol: Respon Tubuh terhadap Stres

Kortisol tinggi terus-menerus saat kita diet terlalu ketat, over-training atau stres terus-menerus
Kortisol tinggi terus-menerus saat kita diet terlalu ketat, over-training atau stres terus-menerus (Sumber: freepik)

Kortisol memang sering disebut sebagai hormon stres, dan itu wajar, karena hormon ini aktif saat tubuh berada di bawah tekanan—baik fisik maupun mental.

Secara alami, kortisol diproduksi oleh kelenjar adrenal dan dilepas ketika tubuh merasa perlu siap menghadapi sesuatu, misalnya saat kurang tidur, olahraga berat, diet, atau menghadapi tekanan pikiran.

Dalam kondisi normal, kortisol membantu tubuh tetap waspada, fokus, dan punya energi untuk beraktivitas. Namun ketika diet terlalu ketat, olahraga berlebihan tanpa istirahat, kurang tidur, atau stres berkepanjangan terjadi, kadar kortisol bisa meningkat dan bertahan lebih lama dari yang seharusnya. Saat ini terjadi, tubuh cenderung:

  • lebih sulit rileks
  • nafsu makan bisa berubah
  • progres diet terasa lebih berat

Itulah kenapa diet sehat nggak cuma soal apa yang dimakan, tapi juga soal memberi tubuh ruang untuk istirahat dan pulih, supaya kortisol bisa kembali bekerja sesuai perannya.

Hormon Tiroid: Pengatur Kecepatan Metabolisme

Hormon tiroid yang mengatur kecepatan metabolisme tubuh
Hormon tiroid yang mengatur kecepatan metabolisme tubuh (Sumber: freepik)

Hormon tiroid bisa dibilang sebagai pengatur “kecepatan mesin” tubuh.
Ia menentukan seberapa cepat energi dibakar, bahkan saat ZenPlus sedang tidak beraktivitas.

Kalau asupan terlalu rendah dalam waktu lama, tubuh bisa menurunkan kecepatannya sebagai bentuk perlindungan. Inilah alasan kenapa diet ekstrem sering terasa melelahkan dan nggak enak dijalani dalam jangka panjang.

Kenapa Keseimbangan Hormon Itu Penting?

ZenPlus, tubuh kita sebenarnya punya satu tujuan utama: menjaga keseimbangan.
Saat diet dijalani terlalu keras, tubuh bisa menganggapnya sebagai ancaman, bukan perbaikan.

Ketika hormon nggak bekerja selaras, yang sering dirasakan antara lain:

  • rasa lapar sulit dikontrol
  • energi cepat habis
  • progres diet terasa lambat
  • tubuh jadi kurang nyaman

Di titik ini, yang dibutuhkan bukan menekan diri lebih keras, tapi strategi diet yang lebih ramah dan masuk akal untuk tubuh.

Cara Diet Lancar dan Tubuh Nyaman Menjalani Perubahan

Gaya hidup sehat dan seimbang membantu tubuh dan hormon bekerja dengan baik
Gaya hidup sehat dan seimbang membantu tubuh dan hormon bekerja dengan baik (Sumber: freepik)

Kabar baiknya, hormon itu sangat responsif terhadap kebiasaan sehari-hari. Beberapa hal sederhana yang bisa ZenPlus perhatikan:

  • Defisit kalori yang realistis, bukan ekstrem
  • Pola makan teratur
  • Asupan protein, serat, dan mikronutrien cukup
  • Tidur berkualitas dan pengelolaan stres
  • Konsistensi jangka panjang

Diet yang baik bukan yang paling cepat, tapi yang bisa dijalani tubuh tanpa merasa tertekan.

Diet Sehat Lebih Mudah Bersama DietPlus

ZenPlus, diet itu bukan soal menahan lapar sekuat mungkin, tapi soal memahami sinyal tubuh sendiri. Hormon bukan penghambat diet—justru merekalah yang membantu tubuh beradaptasi dan tetap sehat selama proses perubahan.

Karena itu, DietPlus menghadirkan program catering dengan pendekatan yang seimbang dan realistis:

  • Menu berbasis real food
  • Rasa tetap enak, nggak bikin diet terasa menyiksa
  • Disusun langsung oleh ahli gizi
  • Dirancang untuk mendukung kerja hormon tubuh secara alami

DietPlus juga menyediakan berbagai program sesuai kebutuhan ZenPlus:

  • Program turun berat badan
  • Bulking
  • Ibu hamil
  • Ibu menyusui
  • Berbagai kondisi medis

Semuanya dirancang agar diet terasa nyaman, aman, dan bisa dijalani jangka panjang.

Kalau ZenPlus ingin menjalani diet tanpa ribet hitung-hitung sendiri, tapi tetap terarah dan sesuai kebutuhan tubuh,
👉 klik tombol di bawah untuk konsultasi atau cek menu-menu DietPlus 💚

Info Catering Sehat Dietplus Minggu Ini
Info Menu & Program
Anda akan terhubung dengan whatsapp ahli gizi Dietplus Indonesia
Promo Dietplus 49kPromo Dietplus 49k
Tisya Nutritionist Dietplus
Ditulis oleh :
Nutritionist
Tisya Aisyah Chaerunnisa

Ahli gizi bersertifikasi Dietplus yang sangat tertarik dengan dunia kesehatan dan produksi makanan.

Editorial oleh :
SEO Specialist
Widiyanti Rusana
Praktisi SEO berpengalaman luas dalam bidang optimasi mesin pencari (SEO) dan digital marketing, juga menjadi pembicara di berbagai SEO Event skala lokal & global.
Daftar Isi :
Promo Dietplus 49kPromo Dietplus 49k
Daftar Isi Artikel