Diet Soimah yang berhasil menurunkan 5 kg dalam 14 hari dilakukan lewat perubahan kebiasaan sederhana, seperti berhenti minuman manis dan mengurangi nasi. Hasil ini menunjukkan bagaimana respons tubuh bisa berbeda-beda saat pola makan diubah.
Dari sudut pandang ahli gizi DietPlus, pola seperti ini bisa memberi hasil cepat dalam jangka pendek, namun tetap perlu disesuaikan dengan kondisi, aktivitas, dan kebutuhan masing-masing agar tetap nyaman dan berkelanjutan.
Manfaat Membaca Artikel Ini untuk ZenPlus
- Memahami kenapa perubahan kecil bisa berdampak besar
- Menyadari bahwa respon diet tiap orang berbeda
- Membantu ZenPlus menilai diet viral tanpa harus meniru mentah-mentah
- Jadi panduan awal memilih pola makan yang lebih sesuai dengan diri sendiri
ZenPlus, belakangan ini cerita diet Soimah ramai dibahas. Dalam waktu 14 hari, berat badannya turun 5 kg. Angka ini jelas bikin banyak orang penasaran—sebenarnya Soimah melakukan apa, dan apakah caranya aman kalau dicoba?
Menariknya, pola yang dijalani Soimah bukan diet aneh-aneh. Justru fokus pada perubahan kebiasaan yang selama ini sering dianggap sepele.
1. Stop Minuman Manis, Bagian Paling Berat di Awal

Soimah mengaku dulu sangat suka minuman manis. Teh manis, es jeruk, dan minuman manis lain hampir jadi konsumsi harian.
Saat memutuskan berhenti total, efeknya langsung terasa di awal:
- Kepala terasa keleyengan
- Badan terasa nggak enak
- Terjadi di 4–7 hari pertama
Kondisi ini umum terjadi pada orang yang tubuhnya sudah lama terbiasa dengan asupan gula tinggi.
Agar tetap bisa beradaptasi, Soimah mengganti minuman manis dengan jus racikan sendiri, terdiri dari:
- Timun
- Wortel
- Apel
- Lemon
- Jahe
Sehari bisa minum 2 botol jus ini. Menurut Soimah, pencernaannya jadi lebih lancar, tubuh terasa lebih segar, dan nggak gampang capek saat bekerja.
2. Mengurangi Nasi, Efeknya Cepat Terasa

Selain menghentikan minuman manis, Soimah juga mengurangi nasi. Bukan berarti benar-benar nol karbohidrat, tapi porsinya jauh lebih sedikit dibanding sebelumnya.
Perubahan sederhana ini ternyata sangat berpengaruh. Dalam waktu 14 hari, berat badannya turun 5 kg.
Kenapa Berat Badannya Sempat Naik?
Soimah juga menjelaskan bahwa kenaikan berat badannya sebelumnya dipicu oleh:
- Sering begadang
- Kulineran selama libur
- Aktivitas santai saat tidak tampil di layar kaca
Artinya, kenaikan berat badan tersebut memang erat kaitannya dengan pola hidup, bukan kondisi medis tertentu.
Saat ini, berat badan Soimah stabil di kisaran 60 kg dan ia memilih tidak melanjutkan penurunan.
“Setiap orang beda-beda. Ada yang 10 kg berhenti, aku tuh 5 kg berhenti. Kalau mau turun lagi harus lebih ekstrem. Aku nggak mau, karena aktivitasku padat. Aku masih mau sehat dan semoknya tetap ada.” Ungkap Soimah
Apakah ini Diet Ekstrem atau Masih Aman?
Dari sudut pandang ahli gizi DietPlus, pola yang dilakukan Soimah tidak bisa langsung disebut diet ekstrem, tapi memang cukup agresif untuk ukuran waktu yang singkat.
Kenapa berat badan bisa turun cepat?
- Stop gula → asupan kalori turun signifikan
- Gula berhenti → cairan tubuh berkurang
- Nasi dikurangi → defisit kalori cukup besar
- Pola sebelumnya memang tinggi gula & karbohidrat
Pada kondisi seperti ini, penurunan berat badan di awal memang bisa terjadi cepat, terutama karena kombinasi penurunan cairan dan perubahan besar dari kebiasaan lama.
Apakah aman?
Relatif masih aman untuk jangka pendek, dengan catatan:
- Dilakukan tidak lebih dari 2–3 minggu
- Tubuh masih punya energi untuk aktivitas
- Tidak muncul keluhan berat seperti pusing berlebihan, lemas ekstrem, atau gangguan makan
Hal yang patut diapresiasi dari Soimah adalah tidak memaksakan diri. Ia memilih berhenti di titik yang terasa cukup, tanpa melanjutkan ke pola yang lebih ekstrem.
Catatan Penting untuk ZenPlus
Apa yang berhasil pada Soimah belum tentu cocok untuk semua orang. Setiap tubuh punya respons dan “titik berhenti” yang berbeda.
Kalau ZenPlus ingin menurunkan berat badan tapi:
- Tetap butuh stamina untuk kerja
- Nggak mau diet yang terlalu menyiksa
- Ingin hasil yang lebih stabil dan berkelanjutan
Pendekatan bertahap dan terukur biasanya jauh lebih aman dan tahan lama.
Diet Sehat Lebih Mudah dengan Pendampingan Tepat
Kisah diet Soimah menarik bukan hanya karena hasilnya cepat, tapi karena ia tahu kapan harus berhenti. Menurunkan berat badan bukan soal siapa paling cepat, melainkan bagaimana tubuh tetap sehat dan bisa dijalani dalam jangka panjang.
Kalau ZenPlus ingin mulai diet dengan cara yang lebih seimbang dan terukur, DietPlus bisa membantu Anda melalui berbagai program catering sesuai kebutuhan—mulai dari penurunan berat badan, perbaikan pola makan, hingga kebutuhan medis tertentu. Menu disusun oleh ahli gizi, menggunakan bahan real food, rasanya enak, dan tentunya praktis untuk aktivitas harian.
👉 Klik tombol di bawah sekarang untuk mulai perjalanan diet sehat Anda bersama DietPlus.








