Saat menstruasi, tubuh kehilangan darah dan zat besi serta mengalami perubahan hormon yang dapat memengaruhi energi, nafsu makan, dan kenyamanan tubuh. Memilih makanan kaya zat besi, magnesium, omega-3, protein, dan vitamin C dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi selama periode ini.
Manfaat Membaca Artikel
- Mengetahui makanan baik saat menstruasi.
- Memahami nutrisi penting selama menstruasi.
- Menjaga energi dan mengurangi rasa tidak nyaman.
- Mengenali tanda menstruasi berlebihan.
Halo Zenplus!
Kalau menstruasi udah datang, rasanya kondisi tubuh langsung berubah total ya. Ada hari-hari di mana perut berasa kram, badan gampang lemas, mood naik turun, sampai tiba-tiba ada dorongan kuat buat ngemil terus.
Hal ini sebenarnya wajar banget. Saat menstruasi, tubuh memang kehilangan darah dan zat besi secara berkala. Perubahan hormon juga berpengaruh langsung ke nafsu makan dan level energi harian kita.
Nah, daripada asal menuruti craving yang ujung-ujungnya bikin perut makin begah, beberapa makanan ini bisa jadi pilihan pas karena nutrisinya memang cocok sama kebutuhan tubuh saat menstruasi.
1. Daging Sapi Tanpa Lemak

Sering merasa gampang lelah atau lemas saat menstruasi? Boleh jadi tubuh Anda lagi kekurangan zat besi.
Daging sapi itu kaya heme iron, alias jenis zat besi yang jauh lebih mudah diserap tubuh dibanding sumber nabati. Mineral ini krusial banget buat membentuk hemoglobin yang bertugas membawa oksigen ke seluruh tubuh. Supaya tetap nyaman di perut, pilih bagian daging yang minim lemak dan olah secara simpel, misalnya ditumis ringkas atau dibikin sup hangat.
2. Kerang

Kalau mau variasi lauk selain daging, kerang bisa jadi pilihan menarik. Selain kaya zat besi, kerang juga punya kandungan vitamin B12 yang berperan penting dalam pembentukan sel darah merah. Mengolah kerang segar dengan bumbu sederhana bisa bantu mengembalikan kesegaran tubuh yang lagi lemas.
3. Ikan Kembung atau Sarden

Dua ikan lokal ini kaya akan asam lemak omega-3 (EPA dan DHA). Penelitian menunjukkan kalau omega-3 punya sifat antiinflamasi yang bisa membantu meredakan rasa kram di perut. Plus, kandungan proteinnya juga tinggi. Kalau Anda makan sarden kaleng sampai ke tulang lunaknya, ada bonus kalsium ekstra buat tubuh.
4. Seduhan Jahe Hangat

Begitu perut mulai melilit atau kerasa nggak nyaman, segelas seduhan jahe hangat hampir nggak pernah gagal bikin rileks.
Jahe punya senyawa aktif yang terbukti membantu meredakan nyeri menstruasi. Nggak perlu bikin yang terlalu pekat, cukup seduh irisan jahe segar dengan air hangat buat diminum santai di sore hari.
5. Biji Labu (Pumpkin Seeds)

Bentuknya memang kecil, tapi biji labu kaya akan magnesium—mineral yang dibutuhkan tubuh buat merelaksasi otot dan saraf yang tegang. Biji labu panggang cocok banget dijadikan topping oatmeal, campuran salad, atau sekadar camilan renyah pas Anda lagi pengen mengunyah sesuatu.
6. Tempe

Bahan makanan yang tiap hari ada di meja makan ini jangan disepelekan. Tempe menyediakan protein nabati, zat besi, dan magnesium. Karena zat besi pada tempe tergolong non-heme iron (penyerapannya nggak secepat daging), trik terbaiknya adalah memadukannya dengan makanan tinggi vitamin C supaya nutrisinya terserap maksimal.
7. Jambu Biji

Nah, ini dia pasangan paling pas buat tempe atau sumber zat besi nabati lainnya. Kandungan vitamin C yang tinggi di jambu biji bekerja mengoptimalkan penyerapan non-heme iron di saluran pencernaan. Anda bisa langsung memakannya atau bikin jus segar tanpa gula berlebih setelah makan siang.
8. Dark Chocolate

Lagi menstruasi terus mendadak craving cokelat? Nggak perlu ditahan mati-matian. Dark chocolate dengan kandungan kakao di atas 70% punya kandungan magnesium dan sedikit zat besi yang bisa bantu bikin mood lebih stabil. Kuncinya ada di porsi—cukup nikmati satu atau dua kotak kecil perlahan, bukan dihabiskan satu batang sekaligus ya.
Makanan Saja Nggak Cukup, Tetap Dengarkan Sinyal Tubuh
Nutrisi dari makanan memang bantu menjaga stamina, tapi mendengarkan sinyal tubuh tetap yang paling utama. Kalau darah menstruasi keluar sangat banyak sampai bikin pusing hebat, wajah pucat, atau jantung berdebar, sebaiknya langsung konsultasi ke dokter untuk memastikan kondisi anemia.
Saat menstruasi, Anda juga nggak perlu memaksa diri menjalani diet yang terlalu ketat. Fokus utamanya cukup jaga porsi tetap seimbang, penuhi cairan tubuh, dan pilih makanan yang benar-benar menutrisi.
Bingung mengatur kombinasi menu harian yang enak, sehat, dan pas buat kondisi tubuh Anda? Join Dietplus untuk menikmati pilihan menu real food yang dirancang oleh ahli gizi dan tersedia beragam program sesuai kebutuhan Anda!








