Memulai diet di awal tahun sering dilakukan dengan niat baik, tetapi banyak orang justru terjebak kesalahan sejak langkah pertama. Artikel ini membahas lima kesalahan umum saat memulai diet—mulai dari terlalu agresif, salah memahami karbohidrat, hingga terlalu perfeksionis—serta solusi realistis agar ZenPlus bisa menjalani diet yang lebih seimbang, konsisten, dan berkelanjutan.
Manfaat Membaca untuk ZenPlus
- Membantu menghindari kesalahan umum saat memulai diet
- Memberi sudut pandang diet yang lebih realistis dan tidak ekstrem
- Membuat diet terasa lebih ringan dan bisa dijalani jangka panjang
- Menambah pemahaman sebelum menetapkan strategi mencapai body goals
Halo ZenPlus 👋
Awal tahun memang sering datang dengan semangat baru. Banyak dari Anda yang membuka 2026 dengan resolusi yang sama: turun berat badan, badan lebih fit, dan akhirnya mendekati body goals yang selama ini diidamkan.
Niatnya bagus. Tapi kenyataannya, justru fase awal diet sering jadi titik paling rawan. Bukan karena kurang niat, tapi karena salah langkah sejak hari pertama. Diet yang harusnya terasa lebih terarah malah jadi berat, melelahkan, dan akhirnya ditinggal di tengah jalan.
Supaya ZenPlus tidak mengulang pola yang sama, yuk kita bahas 5 kesalahan umum saat memulai diet—lengkap dengan solusi realistis agar diet bisa benar-benar dijalani, bukan cuma jadi resolusi tahunan.
1️⃣ Terlalu Agresif di Awal Diet

Banyak orang memulai diet dengan mindset: “Sekalian aja langsung ketat biar cepat turun.”
Akibatnya, makan dipotong drastis, jam makan dilewati, atau asupan turun jauh dari kebutuhan tubuh.
Masalahnya, tubuh tidak bekerja dengan sistem kejar tayang. Defisit yang berlebihan justru bikin:
- cepat lapar
- mudah lelah
- emosi naik turun
- diet terasa menyiksa
Solusinya:
Mulai diet dengan defisit yang masuk akal. Tidak perlu langsung ekstrem. Penurunan yang bertahap justru lebih stabil dan lebih mungkin bertahan lama. Ingat, diet itu bukan sprint, tapi marathon.
2️⃣ Menganggap Semua Karbohidrat Itu Musuh

Masih banyak yang berpikir diet = stop nasi, stop roti, stop karbohidrat.
Padahal, karbohidrat adalah sumber energi utama, terutama untuk aktivitas harian.
Saat karbohidrat dihilangkan total, yang sering terjadi:
- energi drop
- kepala cepat pusing
- craving makin besar
- akhirnya “balas dendam” makan berlebihan
Solusinya:
Bukan soal menghilangkan karbohidrat, tapi mengatur jenis dan porsinya. Karbohidrat yang tepat, dikombinasikan dengan protein dan serat, justru membantu diet terasa lebih seimbang dan terkendali.
3️⃣ Terlalu Fokus ke Angka Timbangan

ZenPlus, ini salah satu jebakan paling umum.
Baru diet beberapa hari, lalu mulai sering menimbang badan. Begitu angka tidak turun—atau malah naik sedikit—langsung muncul rasa panik.
Padahal, berat badan bisa naik-turun karena banyak faktor:
- air tubuh
- hormon
- siklus tidur
- aktivitas fisik
Solusinya:
Jangan menilai progres hanya dari timbangan. Perhatikan juga:
- lingkar tubuh mulai berkurang
- baju terasa lebih longgar
- energi harian lebih stabil
- pencernaan lebih nyaman
Angka timbangan itu alat bantu, bukan penentu sukses atau gagal diet Anda.
4️⃣ Mengikuti Diet Orang Lain Tanpa Penyesuaian

Teman berhasil dengan pola tertentu, influencer kelihatan cocok dengan metode tertentu, lalu Anda ikut meniru persis sama. Sayangnya, kebutuhan setiap tubuh berbeda.
Diet yang cocok untuk orang lain belum tentu cocok untuk Anda—terutama jika:
- jam kerja berbeda
- tingkat aktivitas berbeda
- kebiasaan makan berbeda
Solusinya:
Diet seharusnya menyesuaikan hidup Anda, bukan sebaliknya. Pola makan yang realistis dan sesuai rutinitas justru jauh lebih mudah dijaga dalam jangka panjang.
5️⃣ Terlalu Perfeksionis Saat Diet

Ada juga yang berpikir: “Kalau sudah melenceng sedikit, berarti gagal.”
Akhirnya, satu kali makan tidak sesuai rencana langsung membuat motivasi jatuh.
Diet yang terlalu kaku sering berakhir dengan:
- rasa bersalah berlebihan
- stres mental
- siklus diet putus-nyambung
Solusinya:
Diet bukan soal sempurna setiap hari. Yang penting adalah kemampuan untuk kembali ke jalur, bukan menghukum diri sendiri. Satu kali melenceng tidak menghapus semua usaha yang sudah Anda lakukan.
Catatan dari Ahli Gizi Dietplus

Diet yang berhasil bukan yang paling ketat, tapi yang paling bisa dijalani dan menjadi gaya hidup.
Tubuh butuh waktu untuk beradaptasi. Perubahan kecil yang konsisten jauh lebih berdampak dibanding perubahan besar yang hanya bertahan sebentar.
Body goals bukan hasil dari satu minggu diet, tapi hasil dari kebiasaan yang dilakukan berulang-ulang dengan penuh kesadaran.
Resolusi Boleh Tinggi, Strategi Harus Realistis
ZenPlus, resolusi tahun baru itu penting. Tapi tanpa strategi yang tepat, niat baik sering berhenti di tengah jalan. Diet seharusnya membantu Anda hidup lebih seimbang—bukan menambah beban pikiran.
Kalau Anda ingin menjalani diet yang lebih terarah, realistis, dan tetap menyenangkan, Dietplus siap menemani prosesnya.
Wujudkan resolusi body goals Anda bersama catering sehat Dietplus.
Menu enak, real food, dan dirancang langsung oleh ahli gizi—supaya diet terasa lebih mudah dijalani dan bisa bertahan jangka panjang.
Klik tombol dibawah untuk konsultasi dengan ahli gizi DietPlus. GRATIS!








