Opens in a new tab
FREE ONGKIR*!! Area Bandung, Tanpa Minimum Order.

Diet Bikin Pipi Kempot? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Diet bikin pipi kempot dan terlihat lebih tua? Kenali penyebab pipi terlihat peyot saat diet serta cara menurunkan berat badan dengan lebih sehat.
Ditulis oleh :
Pakar Nutrisi
Anggraeni Nuraeni
Anggraeni lulus dari bla bla bla bla dan telah bekerja sebagai nutritionist selama kurang l
Editorial oleh :
SEO Specialist
Widi Widiyanti
Pembicara SEO di berbagai event nasional dan internasional
Winda Head Nutritionist of Dietplus Indonesia
Ditulis oleh :
Head of Nutritionist
Winda Nur Aisyah

Ahli gizi bersertifikasi yang sudah berpengalaman 10 tahun merancang menu yang seimbang dan bergizi, memastikan setiap hidangan mendukung kesehatan pelanggan.

Editorial oleh :
SEO Specialist
Widiyanti Rusana
Praktisi SEO berpengalaman luas dalam bidang optimasi mesin pencari (SEO) dan digital marketing, juga menjadi pembicara di berbagai SEO Event skala lokal & global.
Diet Bikin Pipi Kempot Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Bagikan :
Artikel terakhir diperbaharui pada 29-Sep-2026
Intisari Artikel Ini :

Pipi terlihat lebih kempot saat diet bisa terjadi karena lemak wajah berkurang, berat badan turun terlalu cepat, karbohidrat dipangkas drastis, hingga kurang cairan. Karena itu, diet sebaiknya tetap dilakukan secara terkontrol dengan asupan nutrisi yang cukup.

Manfaat Membaca untuk ZenPlus

  • Memahami penyebab pipi terlihat kempot saat diet.
  • Tahu dampak diet terlalu ekstrem dan minim karbo.
  • Mengetahui cara menurunkan BB lebih terkontrol.
  • Membantu ZenPlus mengevaluasi pola diet yang sedang dijalani.

Lagi senang karena angka timbangan turun, tapi pas ngaca malah kepikiran, “Kok pipi jadi kempot, ya?” Badan memang terlihat lebih ramping, tapi wajah justru terasa lebih kurus, cekung, bahkan terlihat lebih tua.

Pernah mengalami ini juga, ZenPlus? Hal seperti ini memang bisa terjadi saat diet. Tapi bukan berarti diet selalu bikin wajah jadi “peyot”. Cara ZenPlus menurunkan berat badan juga punya pengaruh.

Kenapa Pipi Bisa Jadi Kempot Saat Diet?

Ketika berat badan turun, tubuh tidak bisa memilih lemak dari bagian mana yang akan berkurang terlebih dahulu. Lemak di area wajah juga bisa ikut berkurang, sehingga pipi yang tadinya berisi terlihat lebih tirus atau cekung.

Seberapa kentara perubahannya berbeda pada setiap orang karena dipengaruhi genetik, usia, komposisi tubuh, dan distribusi lemak.

Nah, berikut beberapa alasan kenapa pipi bisa terlihat lebih kempot atau “peyot” saat diet:

1. Berat Badan Turun Terlalu Cepat

Ilustrasi turun berat badan terlalu cepat
Ilustrasi turun berat badan terlalu cepat (Sumber: Dietplus)

Defisit kalori memang dibutuhkan untuk menurunkan berat badan. Tapi bukan berarti semakin sedikit makan, semakin bagus hasilnya.

Defisit yang terlalu besar dapat membuat berat badan turun terlalu cepat, termasuk berkurangnya lemak dan massa bebas lemak. Akibatnya, perubahan pada wajah pun bisa terlihat lebih drastis.

Jadi, ZenPlus, jangan hanya mengejar angka timbangan turun sebanyak-banyaknya dalam waktu singkat.

2. Terlalu Takut Makan Karbo

Saat karbohidrat dipangkas total simpanan glikogen tubuh ikut berkurang
Saat karbohidrat dipangkas total simpanan glikogen tubuh ikut berkurang (Sumber: Dietplus)

Nasi, kentang, oatmeal, ubi, atau sumber karbo lainnya sering kali langsung dipangkas ketika mulai diet. Padahal karbohidrat tidak harus dihilangkan untuk menurunkan berat badan.

Saat asupan karbohidrat turun drastis, simpanan glikogen tubuh ikut berkurang. Glikogen disimpan bersama air, sehingga ketika jumlahnya menurun, tubuh juga kehilangan sebagian cairan.

Itulah salah satu alasan berat badan bisa turun cukup cepat pada awal diet rendah karbo. Pada sebagian orang, wajah pun bisa terlihat lebih flat, kurang berisi, atau cekung.

3. Protein dan Latihan Beban Terabaikan

Diet tapi kebutuhan protein dan latihan beban terabaikan
Diet tapi kebutuhan protein dan latihan beban terabaikan (Sumber: Dietplus)

Diet bukan hanya soal mengurangi porsi makan. Tubuh tetap membutuhkan protein yang cukup, terutama ketika sedang berada dalam kondisi defisit kalori.

Protein dan latihan beban membantu mempertahankan massa otot selama proses penurunan berat badan. Keduanya memang tidak bisa secara khusus membuat pipi kembali berisi, tetapi penting untuk membantu menjaga komposisi tubuh selama diet.

4. Kurang Minum

Jangan sampai sibuk mengatur makanan tapi kebutuhan cairan malah terlupakan. Saat tubuh kekurangan cairan, wajah dan kulit bisa terlihat kurang segar, sehingga kesan cekung atau “peyot” bisa semakin terlihat.

Kebutuhan cairan juga perlu lebih diperhatikan jika ZenPlus sedang mengurangi asupan karbohidrat.

Gimana Biar Diet Nggak Bikin Pipi Makin Kempot?

Pertama, perlu dipahami bahwa kita tidak bisa memilih lemak turun dari perut tetapi tetap mempertahankan seluruh lemak di pipi. Tubuh tidak bekerja dengan sistem spot reduction.

Namun, ZenPlus bisa menghindari pola diet yang terlalu agresif. Gunakan defisit kalori yang terkontrol, jangan takut makan karbo sesuai kebutuhan, cukupi protein dan cairan, lakukan latihan beban, serta tidur yang cukup.

Kalau pipi sudah terlihat terlalu cekung sementara ZenPlus masih terus mengejar penurunan berat badan, coba evaluasi kembali target berat badan dan pola diet yang sedang dijalani. Apalagi jika berat badan turun tanpa disengaja atau disertai keluhan seperti lemas berkepanjangan, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga kesehatan.

Ingat, diet yang baik bukan tentang turun secepat mungkin, tetapi bagaimana berat badan turun tanpa mengabaikan kebutuhan nutrisi tubuh.

Di Dietplus, program diet disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing. Menu menggunakan real food, halal dan higienis, dirancang ahli gizi untuk membantu ZenPlus mengatur asupan secara lebih terukur.

Klik tombol di bawah untuk konsultasi dan cek menu minggu ini.

Info Catering Sehat Dietplus Minggu Ini
Info Menu & Program
Anda akan terhubung dengan whatsapp ahli gizi Dietplus Indonesia
Promo Bandung 60kBanner Promo Healthy Mode
Winda Head Nutritionist of Dietplus Indonesia
Ditulis oleh :
Head of Nutritionist
Winda Nur Aisyah

Ahli gizi bersertifikasi yang sudah berpengalaman 10 tahun merancang menu yang seimbang dan bergizi, memastikan setiap hidangan mendukung kesehatan pelanggan.

Editorial oleh :
SEO Specialist
Widiyanti Rusana
Praktisi SEO berpengalaman luas dalam bidang optimasi mesin pencari (SEO) dan digital marketing, juga menjadi pembicara di berbagai SEO Event skala lokal & global.
Daftar Isi :
Promo Bandung 60kBanner Promo Healthy Mode
Daftar Isi Artikel